Paragraf Deduktif Dan Narasi Ekspositoris

Pengertian Paragraf Deduktif

Paragraf yang merupakan suatu unit terkecil dalam sebuah karangan memiliki satu jenis paragraf yang disebut dengan paragraf deduktif. Paragraf deduktif merupakan suatu paragraf yang dimana gagasan utama atau pikiran pokoknya terdapat pada kalimat utama pada awal kalimat didalam suatu karangan atau paragraf. Silahkan simak ulasan dari paragraf deduktif dibawah ini beserta dengan contoh paragraf deduktif.

Ciri-Ciri Paragraf Deduktif

Pokok pikiran utama atau gagasan utama terletak pada awal paragraf, paragraf deduktif memiliki pola pengembangan umum ke khusus. Didalam satu paragraf akan disusun terlebih dahulu oleh penjelasan umum lalu diikuti oleh kalimat penjelas dari penjelasan umum.


Beberapa Contoh Penerapan Paragraf Deduktif

Contoh Ke-1 Paragraf Deduktif

Kota Bogor adalah kota yang paling kami cintai dan banggakan. Kota hujan ini dikenal dengan sejuknya udara yang dimilikinya. Bila dibandingkan kota-kota besar lainnya yang ada di Pulau Jawa. Tidak ada yang dapat menandingi sejuknya Kota Bogor ini. Kota Bogor ini juga lebih aman dibandingkan kota lainnya terutama di Pulau Jawa.

Contoh Ke-2 Paragraf Deduktif

Ada tiga hal yang dapat membuat kami merasa sangat nyaman tinggal di Kota Bandung. Pertama secara ekonomi, Kota Bandung merupakan kota yang sangat baik dan kondusif untuk berbisnis. Kedua secara budaya, Kota Bandung merupakan kota yang sangat kaya dan beragam akan budaya etnis. Seluruh masyarakatnya relatif terbuka terhadap unsur etnis yang berbeda-beda. Sehingga aroma toleransi di kota ini juga sangat indah dan kuat. Ketiga secara geografis, meskipun Kota Bandung terletak di daerah yang relatif tinggi, namun kami selalu terasa nyaman dan sejuk berada di kota indah ini.

Contoh Ke-3 Paragraf Deduktif

Banyak benda cagar budaya di Indonesia menjadi incaran kolektor. Salah satu diantara benda tersebut adalah Arca Aksobhya Buddha yang sedang duduk bersila dengan kedua telapak tangan di atas paha. Benda seni tersebut tergolong barang dagangan yang harganya tak ternilai. Penawaran sempat dibuka dengan harga US$ 300.000 atau sekitar tiga miliar rupiah. Harga selangit itulah yang ditawarkan Balai Lelang Christie’s di New York. 

Demikian itu tadi sekilas pengertian dan contoh paragraf deduktif, semoga pembahasan Tim Masbagik bermanfaat bagi anda.

Pengertian Narasi Ekspositoris

Paragraf narasi ekspositoris ini merupakan suatu narasi yang mengisahkan peristiwa yang benar adanya atau bisa dibilang sebagai fakta. Merujuk wikipedia di link ini maka narasi bisa berasal dari sesuatu yang bersifat fiksi ataupun fakta. Dalam paragraf narasi ekspositoris, logika merupakan hal yang penting. Sasaran utamanya adalah rasio. Paragraf narasi ekspositoris berusaha menyampaikan informasi untuk memperluas pengetahuan pembaca. Paragraf narasi ekspositoris disebut juga dengan paragraf narasi nonfiksi. Contoh paragraf narasi ekspositoris ini antara lain adalah biografi, autobiografi, dan riwayat perjalanan.

Ciri-Ciri Paragraf Narasi Ekspositoris

  • Memperluas pengetahuan
  • Menyampaikan informasi faktual tentang suatu hal atau peristiwa
  • Menyajikan kehidupan pribadi tokoh dari sisi yang dapat diamati
  • Menggunakan penalaran
  • Memiliki tingkatan subjektivitas yang relatif rendah
  • Menggunakan bahasa yang bersifat informatif dengan penekanan pada pemakaian kata – kata denotatif
  • Langkah-langkah Menyusun Paragraf Narasi Ekspositoris
  • Tentukan terlebih dahulu tema
  • Seteah menentukan tema, jangan lupa tentukan amanat yang akan disampaikan.
  • Tetapkan siapa yang akan menjadi sasaran pembaca kita
  • Susun tokoh dan perwatakan, latar, dan sudut pandang
  • Rancang peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema alur
  • Bagi peristiwa utama itu ke dalam bagian awal cerita, perkembangan cerita, dan akhir cerita
  • Rincian peristia-peristiwa uatama ke dalam detail-detail peristiwa sebagai pendukung cerita

Contoh dan implementasi penggunaan Paragraf Narasi Ekspositoris

Contoh 1 Paragraf Narasi Ekspositoris

Saat ini Ali sedang menghadapi ulangan matematika. Ia merasa sangat kesulitan. Dalam hatinya ia menyesal, karena semalam tidak belajar. Tak satu pun soal dapat terjawab. Lalu ia berpikir untuk bertanya pada teman yang duduk di sampingnya. Namun, ia ragu. Ia sangat takut kalau perbuatannya diketahui oleh pengawas.

Contoh 2 Paragraf Narasi Ekspositoris

Aku berjalan melangkahkan kaki demi satu tujuan yaitu cita-cita. Berjalan dan terus berjalan pantang mundur. Bersama sahabat demi satu tujuan yang pasti. Gedung indah yang putih sebagai kenangan bersama sahabat dengan baju seragam kami. Perbedaan telah mengajarkan kami arti kehidupan, belajar menghargai, belajar mengasihi dan menerima satu sama lain. Tapi kini kami berjalan beda arah, berjalan melanjutkan semua impian kami masing-masing. Kini kami terpisahkan oleh jarak dan waktu. Hanya kenangan yang akan mengingatkanku pada kalian semua. Maafkan semua kesalahanku selama kita di masa putih abu-abu. Sampai jumpa di tangga kesuksesan.

Contoh 2 Paragraf Narasi Ekspositoris

Justin Drew Bieber adalah seorang anak yang lahir di London, Ontario, Kanada, pada tanggal 1 Maret 1994. Justin Bieber adalah seorang penyanyi dan penulis lagu yang berasal dari Kanada. Manajer Bieber saat ini, yaitu Scooter Braun. Pertama kali menemukan dia melalui video YouTubenya sekitar pada tahun 2007. Braun sangat terkesan dengan unggahan videonya, lalu Braun menghubungi ibu Justin Bieber yang bernama Bieber Pattie tentang keinginan untuk bekerja dan bekerjasama dengannya. Setelah meyakinkan ibu Bieber, Braun mengatur agar Bieber bertemu dengan seorang penyanyi yaitu Usher di Atlanta, Georgia. Tak lama, Bieber menandatangani kontrak dengan RBMG, dan kemudian ke island Records dengan kontrak rekaman yang ditawarkan oleh eksekutif rekaman, LA Reid.

Terima kasih atas kunjungan anda semoga apa yang sudah kami share disini tentang aneka jenis paragraf deduktif dan ekspositoris bermanfaat bagi kita semua.

Belum ada Komentar untuk "Paragraf Deduktif Dan Narasi Ekspositoris"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel